Mengenal Jenis Ayam Mutiara Dengan Keindahan Bulunya

Posted by on Apr 29, 2016 in Peternakan | 0 comments

Ayam mutiara hias
AYAM MUTIARA
Jenis ayam hias ini sulit dijinakkan, mampu meloncat cukup tinggi dan terbang cukup jauh, oleh karena itu dianjurkan untuk memeliharanya sejak menetas. Antara jantan dengan betina sulit dibedakan, karena tidak ada perbedaan fisikyang menyolok. Seleksi hanya berdasar atas suaranya saja, induk betina berkotek, sedangkan pejantan, berkokok atau lebih tepatnya bersiul. Populasinya cukup tinggi. Lebih baik bila dilepas bebas sebagai penghias taman yang luas karena keindahan dan kebersihan bulunya, sekaligus untuk mengurangi keliarannya dari pada terkungkung dalam kandang. Andaikata dipelihara dalam kandang, hams ditutup pada bagian atas dengan anyaman bambu atau kawat kandang yang kuat, kaiena dalam tempat yang terbatas lersebut akan cenderung menjadi sedikit liar dengan selalu meloncat-loncat hingga kepalanya luka berdarah yang dapat menyebabkan kematiannya.

Ciri-ciri ayam Mutiara,

1. Pejantan:

  • Berat dapat mencapai 4 kg.
  • Kepala berukuran kecil bila dibanding besar tubuhnya, tidak ditumhuhi bulu melainkan terdapat kulit tebal yang berlipat-lipat warnanya putih kebiru-biruan.
  • Tidak berjengger tetapi sebagai gantinya mempunyai sebuah tanduk yang tumpul tetapi cukup keras berwarna kuning kunyit kecoklat-coklatan.
  • Pial sepasang di samping rahangnya, berukuran sedang, agak kaku, berwarna putih berkontur merah segar.
  • Matanya bundar besar, berwarna hitam berkesan garang.
  • Paruhnya besar, lurus, keras dan tajam, warnanya kuning kunyit.
  • Patukannya sangat keras dan kuat, dapat menyebabkan jari kelingking patah.
  • Tumbuh bulu misai yang kaku di pangkal paruh.
  • Lehernya tampak kecil, ditumbuhi bulu kecil-kecil lembut berwarna abu-abu keungu-unguan.
  • Seluruh bulu berwarna abu-abu kehitam-hitaman dengan hiasan titik-titik kecil merata warnanya putih bersih.
  • Kecuali pada ujung sayap berwarna putih bersih.
  • Bulu ekor kecil dan bentuknya meruncing lurus ke bawah.
  • Kaki-kakinya kecil dengan sisik-sisik teratur rapi berwarna kuning jerami dengan belang hitam atau abu-abu gelap.
  • Jari-jari kakinya kecil panjang warnanya kuning bersih.
  • Kuku-kukunya kecil, panjang, melengkung dan runcing sekali, war­nanya putih segar.
  • Telapak kakinya halus, berwarna putih agak merah jambu.
  • Bila berkokok atau bersiul keras sekali.

2. Betina:

  • Rata-rata beratnya 3 kg.
  • Ukuran kepala kelihatan kecil bila dibanding besar tubuhnya, tidak ditumbuhi bulu. tetapi kulit kepalanya tampak tebal berlipat-lipat de­ngan warna putih kebiru-biruan.
  • Tidak berjengger melainkan mempunyai tanduk berwarna kuning kunyit kecoklat-cokiatan yang cukup keras untuk senjata.
  • Matanya bulat besar, warnanya kuning kecoklat-cokiatan.
  • Tumbuh misai yang tidak begitu rapat di pangkal paruh.
  • Paruh besar, keras dan tajam sekaii, berwarna kuning kunyit.
  • Pial sepasang di samping rahang, warnanya putih berkontur merah segar.
  • Bulu leher. kecil-kecil pendek berwarna abu-abu keungu-unguan.
  • Seluruh bulu berwarna abu-abu kehitam-hitaman dengan hiasan titik-titik kecil merata berwarna putih bersih, kecuali pada ujung sayap terdapat bulu putih bersih.
  • Bulu ekor meruncing pada ujungnya dan lurus ke bawah.
  • Kakinya kecil, dengan sisik-sisik kecil teratur rapi. warnanya kuning jerami berbelang-belang hitam.
  • Jari-jari kakinya kecil-kecil tetapi kuat sekali, warnanya kuning.
  • Kuku-kukunya kecil, panjang. melengkung dan runcing sekali, ber­warna putih segar.
  • Telapak kaki halus berwarna putih agak merah jambu.
  • Bila berkotek keras sekali, hingga memekakkan telinga.
  • Bertelur paling banyak 40 butir per periode tetapi tidak bisa mengerami telurnya sendiri.

3. Telur:

  • Berukuran kecil dengan bentuk oval meruncing bagai buah pinang, warna putih ke merah jambu. kasar permukaannya.
  • Setelah dierami induk mentok atau mesin selama 28 hari akan me­netas dengan bulu kapas berwarna kuning kecoklat-coklatan.

Baca Juga Ayam Tukung, Ayam Tanpa Ekor

Read More

Ayam Tukung, Ayam Tanpa Ekor

Posted by on Apr 29, 2016 in Peternakan | 0 comments

ayam tukung hiasAyam Tukung
Ayam tukung adalah jenis ayam istimewa karena merupakan sebagian dari jenis ayam lokal Jawa yang pada salah satu anggota tubuhnya tidak tumbuh sempuma, yakni tidak mempunyai pangkal ekor (brutu: Jw) sehingga tidak mempunyai bulu ekor.
Justru dengan adanya kelainan tersebut, layak dimasukkan dalam jajaran hewan hias, karena kelangkaannya.
Dalam masyarakat Jawa tempo dulu, ayam yang tidak berbulu ekor ini pernah menjadi idola sehingga lahirlah sebuah tembang dolanan anak-anak yang berbunyi sebagai berikut :
“Aku duwe pitik, pitik tukung, saben dina tak pakani jagung, petok gogok petok, petok, ngendhog pitu, tak kremoke netes telu, kabeh trondhol, ndhol, tanpa wulu, mendhal-mendhol, ndhol, gawe guyu.”

Ciri-ciri ayam tukung,

1. Pejantan:

  • Bobot rata-rata 2 kg, besar tubuh termasuk sedang.
  • Jengger sumpel berwarna merah.
  • Pial dan cuping telinga berukuran sedang warnanya merah.
  • Bentuk kepala agak bulat.
  • Mata berwarna kuning.
  • Paruh pendek berwarna putih kekuning-kuningan.
  • Warna bulu beragam atau hanya satu macam warna saja.
  • Bulu hias pada leher kecil-kecil panjang dengan warna kuning kemerah-merahan atau coklat kekuning-kuningan.
  • Kakinya bersisik halus teratur rapi, berwarna kuning gading.
  • Jari-jari kakinya kecil. halus, warnanya kuning juga.
  • Telapak kaki lebar, halus berwarna putih kekuning-kuningan.
  • Kukunya besar, melengkung kokoh berwarna putih tulang.
  • Tidak mempunyai bulu ekor.
  • Pantat ditutup oleh bulu hias pinggang yang cukup panjang, kecil-kecil dan lebat.
  • Suara kokoknya keras tetapi pendek.
  • Taji berpangkal besar, ujungnya runcing, kebanyakan berwarna kuning pucat.

2. Betina:

  • Berat tubuh lebih kurang 1,5 kg.
  • Jengger sumpel berukuran kecil, bergerigi kecil-kecil dan berwarna merah pucat.
  • Pial dan cuping telinga berukuran kecil, warnanya merah.
  • Kepalanya berukuran sedang dengan bentuk membulat.
  • Paruhnya pendek, berwarna putih kekuning-kuningan.
  • Matanya berwarna kuning.
  • Bulu badan kebanyakan beragam seperti hitam, putih kecoklat-coklatan, abu-abu muda, atau kuning kecoklat-coklatan.
  • Kakinya kecil dengan sisik-sisik kecil, halus dan teratur rapi, warnanya kuning gading.
  • Jari-jari kakinya berwarna kuning pucat.
  • Telapak kakinya halus berwarna putih kekuning-kuningan.
  • Kukunya kecil-kecil, melengkung kokoh berwarna putih.
  • Tidak mempunyai bulu ekor.
  • Bertelur paling banyak 10 butir per periode.

3. Telur:

  • Berukuran sedang, berbentuk oval membulat dengan warna putih opaque atau coklat susu.
  • Setelah selama 21 hari dierami oleh induknya akan menetas dengan bulu kapas berwarna kuning pucat belang-belang coklat.

Kunjungi halaman Mempelajari Ciri-ciri Dari Ayam Cemara

Read More

Mempelajari Ciri-ciri Dari Ayam Cemara

Posted by on Apr 29, 2016 in Peternakan | 0 comments

 

ayam cemara hias
Ayam Cemara
Seperti halnya ayam cemani, ayam cemara juga sangat langka, termasuk jeis ayam lokal Jawa yang mempunyai kelainan pada pertumbuhan bulunya; pada seluruh bulu tidak tumbuh bulu bendera, sehingga permukaan kulit nampak jelas.
Namun kelainan tersebut tidak banyak berpengaruh pada kesehatan maupun daya tahan tubuh terhadap perubahan musim.

Ciri-ciri ayam Cemara:

1. Pejantan:

  • Bobot rata-rata 2 kg.
  • Kepala berukuran sedang dengan bentuk oval memanjang.
  • Jengger tunggal berukuran sedang, bilah, bergerigi kecil-kecil dan berwarna merah kehitam-hitaman.
  • Pial sepasang, warnanya hitam.
  • Cuping telinganya kecil, warnanya juga hitam.
  • Paruhnya pendek, lurus, warnanya hitam dengan ujung abu-abu.
  • Matanya bundar besar, berwarna hitam.
  • Pertumbuhan bulu tidak sempuma, tidak mempunyai bendera bulu, sehingga menyerupai landak. Yang tumbuh hanyalah batang bulu, jarang dan berwarna hitam kehijau-hijauan.
  • Kakinya berwarna hitam kehijau-hijauan, dengan sisik-sisik kecil teratur rapi.
  • Jari-jari kakinya besar dan pendek, warna hitam kehijau-hijauan.
  • Kuku-kukunya besar, tebal dan melengkung, warnanya hitam kusam.
  • Telapak kakinya halus, berwarna abu-abu kehitam-hitaman.
  • Tajinya pendek, besar, tetapi runcing sekali, berwarna hitam kusam.

2. Betina:

  • Berat kira-kira 1,5 kg termasuk ukuran sedang.
  • Jengger tunggal, bilah, berukuran kecil, tebal dan lemas (kepleh: Jw) warnanya hitam kusam.
  • Pial sepasang, berukuran kecil, berwarna hitam.
  • Cuping telinga kecil sekali, berwarna hitam juga.
  • Paruh pendek, lurus, warnanya hitam kusam dengan ujung sedikit abu-abu kekuning-kuningan.
  • Mata bundar, besar, berwarna hitam.
  • Kaki kecil, bersisik kecil-kecil teratur rapi, warnanya hitam kehijau-hijauan.
  • Jari-jari kakinya hitam kehijauan, pendek tetapi kokoh.
  • Telapak kakinya halus dengan warna abu-abu kehitam-hitaman.
  • Kukunya pendek, melengkung dan runcing, berwarna hitam kusam.
  • Tidak berbendera bulu, jadi yang tumbuh hanyalah batang bulu berwarna hitam kehijau-hijauan.
  • Bertelur paling banyak hanya 10 butir per periode.

3. Telur:

  • Berbentuk oval memanjang, berukuran sedang dan berwarna putih opaque.
  • Penetasan harus dibantu mesin tetas dan hanya 1/3 saja yang dapat menetas

Baca juga Ayam Cemani yang Dipercaya Memiliki Banyak Khasiat

Read More

Ayam Cemani yang Dipercaya Memiliki Banyak Khasiat

Posted by on Apr 28, 2016 in Peternakan | 0 comments

cemani kedu
AYAM CEMANI
Ada orang yang berkeyakinan, bahwa ayam cemani asli merupakan ayam yang bertuah; mempunyai khasiat untuk hal-hal tertentu yang sufi dijabarkan secara ilmiah.
Namun ayam cemani asli boleh dikatakan sudah punah. Andaikan suatu saat ditemukan keberadaannya, pasti harganya bisa selangit. Bagaimanapun juga ayam cemani asli termasuk langka sekali. Untuk mendapatkannya, orang sanggup melakukan apa saja, termasuk hal-hal yang tidak masuk di akal.
Pengalaman yang tidak bisa terlupakan oleh penulis adalah peristiwa sekitar tahun 1954. Pada suatu hari datang beberapa orang tamu dari Kalimantan Timur. Tamu tersebut membujuk dengan paksa agar penulis mau melepas induk betina ayam hitam dengan penukar mobil yang sedang dipakainya.

Ciri-ciri ayam Cemani,

1. Pejantan:

  • Beratnya rata-rata 1,8 kg.
  • Kepala kecil, berbentuk oval memanjang, mirip buah pinang.
  • Jengger bilah berukuran sedang, tipis, bergerigi 7 buah kecil-kecil dari berwarna hitam legam.
  • Pial sepasang berukuran sedang dan cuping telinga ukurannya kecil saja, warnanya juga hitam legam.
  • Paruh kecil dan panjang, sedikit melengkung ujungnya, berwarna hitam mengkilap.
  • Lidah, langit-langit dan tenggorokan berwarna hitam sedikit abu-abu.
  • Mata bulat besar, berkesan tajam garang, berwarna hitam dan berbinar-binar.
  • Kulit, daging dan urat nadi warnanya juga hitam.
  • Bahkan tulang-tulangnya pun berwarna hitam mengkilap.
  • Darahnya berwarna merah kehitam-hitaman.
  • Pada seluruh bulu tidak ada warna lain kecuali hitam mengkilap.
  • Bulu hias pada leher, punggung dan pinggang kecil-kecil panjang, warnanya hitam mengkilap.
  • Sayap menempel ketat pada badan dan ujungnya agak menurun.
  • Bentuk badan ramping dan tegap, membentuk sudut 60° bila berdiri tegak.
  • Bulu ekor pokok (lancur: Jw.) hampir lurus, panjang sekali hingga menyentuh tanah.
  • Paha dan kakinya ramping padat dan panjang, membulat, sisik-sisiknya kecil teratur rapat, berwarna hitam mengkilap.
  • Jari-jari kakinya berukuran sedang, agak panjang dan kuat sekali, warnanya juga hitam legam.
  • Telapak kakinya halus dan pada setiap ruas terdapat benjolan bundar berkulit jangat warnanya hitam kusam.
  • Kuku-kukunya kecil dan panjang, melengkung, berujung runcing, warnanya hitam legam.
  • Tajinya berwarna hitam legam, berukuran kecil, panjang, sedikit melengkung dan runcing sekali.
  • Suara kokoknya keras sekali dan cukup panjang.

2. Betina

  • Berat rata-rata 1 kg.
  • Sedikit perbedaan dengan pejantan terletak pada posisi badan bila berdiri tegak memberi kesan hampir mendatar, postur tubuh lebih kecil dan lebih pendek.
  • Jengger bilah, berukuran kecil, tipis dan bergerigi 7 buah kecil-kecil warnanya hitam legam.
  • Pial dan cuping telinga berukuran kecil, warnanya hitam legam.
  • Paruh agak kecil, cukup panjang, kokoh sekali, warnanya hitam mengkilap.
  • Lidah, langit-langit dan tenggorokannya berwarna hitam dengan sedikit abu-abu.
  • Matanya bundar besar, berwarna hitam.
  • Kulit, kloaka, nadi dan daging berwarna hitam.
  • Tulang-tulangnya berwarna hitam mengkilap.
  • Darahnya berwarna merah kehitam-hitaman.
  • Pada seluruh bulunya tidak ada warna lain kecuali hitam legam dan mengkilap seperti berminyak.
  • Bulu ekor cukup lebat dan menyempit pada ujungnya.
  • Paha dan kaki termasuk panjang, padat berisi, bentuknya membulat, bersisik kecil-kecil teratur rapat, warnanya hitam legam.
  • Jari-jari kakinya kecil, kuku-kukunya kecil, melengkung, panjang dan kuat sekali, warnanya hitam legam.
  • Telapak kakinya halus dan pada setiap ruas terdapat benjolan kulit jangat kecil bundar, warnanya hitam kusam.
  • Bertelur paling banyak 12 butir per periode.

3. Telur:

  • Berbentuk oval dengan ujung runcing, berukuran kecil, warnanya putih opaque.
  • Setelah dierami oleh induknya selama 21 hari akan menetas dengan bulu kapas berwarna hitam.
  • Sejak menetas sudah mempunyai ciri-ciri seperti induknya dan tidak akan berubah hingga dewasa.
  • Persentase menetas hanya 1/2 dari jumlah telur yang dierami.

 

Baca Juga Ayam Yokohama yang Terkenal Dengan Ekor Panjangnya

Read More

Ayam Yokohama yang Terkenal Dengan Ekor Panjangnya

Posted by on Apr 28, 2016 in Peternakan | 0 comments

ayam yokohamaAyam Yokohama merupakan kekayaan alam dari negeri Sakura. Merupakan sebagian satwa asli khas Jepang yang dilindungi oleh Undang-undang.
Populasinya sangat kecil dan dahulu banyak yang diekspor ke Eropa hingga mendekati kepunahan. Oleh karena itu pemerintah Jepang telah ber-usaha mengembangbiakkan ayam Yokohama dengan segala cara. Larangan-larangan keras diberlakukan, diantaranya jenis ayam ini tidak boleh diper-dagangkan keluar negara Jepang.

Ciri-ciri ayam Yokohama (Onagadori),

1. Pejantan:

  • Berat rata-rata 2,5 kg.
  • Jengger tunggal, bilah, tipis dan roboh (kepleh:Jw) bergerigi kecil-kecil warnanya merah muda.
  • Pial sepasang, berukuran sedang berwarna merah muda.
  • Cuping telinga berukuran sedang, warnanya merah berbintik-bintik putih untuk ayam yang berbulu warna dasar coklat gelap; ayam berbulu warna dasar coklat, cuping telinga berwarna kuning berbintik-bintik kecil warna putih; sedang yang berbulu warna putih, cuping telinganya berwarna putih berbintik-bintik kecil warna merah pucat.
  • Paruh kecil, melengkung pada ujungnya dan berwarna kuning gading, ada pula yang berwarna abu-abu.
  • Mata bundar berwarna kuning.
  • Kepala termasuk kecil dan bentuknya oval.
  • Badan kecil, ramping dan panjang.
  • Sayap menempel ketat pada badan dengan ujung mengarah turun.
  • Kaki kecil ramping, panjang dengan sisik-sisik kecil berwarna kuning
  • Jari-jari kaki kecil-kecil panjang warnanya kuning jerami, kuat sekali untuk mencengkeram dahan.
  • Kuku-kuku kecil, panjang, melengkung dan runcing berwarna putih tulang.
  • Taji berukuran kecil tetapi panjang, runcing dan melengkung keatas bagus sekali.
  • Bulu hias pada leher panjang dan tebal warnanya merah merona untuk ayam yang berbulu warna dasar hitam; putih mengkilap untuk yang berbulu warna dasar putih; sedang yang berbulu warna dasar coklat, bulu hiasnya berwarna putih kekuning-kuningan.
  • Bulu hias pada pinggang warnanya kuning kemerahran, coklat kemerah-merahan atau putih bersih panjang menjurai.
  • Bulu ekor pokok (hancur:Jw) pipih,sangat panjang, hingga dapat mencapai lebih dari 6 m.
  • Mempunyai sifat tidak suka berkelahi walau hidup bersama dengan beberapa pejantan dalam satu kandang, pembawaannya tenang dan kalem.

2. Betina:

  • Berat rata-rata berkisar 1,2 kg.
  • Jengger sumpel, kecil sekali, warnanya merah pucat.
  • Cuping telinga juga kecil sekali, warnanya merah pucat dengan bintik-bintik putih.
  • Mata bundar warnanya kuning.
  • Paruh kecil, melengkung pada ujungnya. berwarna kuning jerami.
  • Bulu badan berwarna hitam, blirik coklat kekuning-kuningan, atau putih bersih.
  • Ukuran dada termasuk sedang.
  • Antara sayap dengan badan sedikit berongga dan ujungnya mengarah turun.
  • Bulu ekor menyempit pada ujungnya.
  • Kaki kecil, ramping dan panjang dengan sisik-sisik kecil teratur rapi warnanya kuning jerami.
  • Bertelor paling banyak 10 butir per periode dengan kemungkinan menetas hanya 2/3 nya saja.

3. Telor:

  • Berukuran sedang. berbentuk oval memanjang, warna putih keku­ning-kuningan.
  • Dierami induknya selama 21 hari, menetas dengan bulu kapas ber­warna kuning pucat dengan bercak-bercak kecoklatan.

 

Read More

Berbagai Manfaat Madu Untuk Ibu Hamil

Posted by on Apr 12, 2016 in kesehatan | 0 comments

Berbagai Manfaat Madu Untuk Ibu Hamil – Madu sangat bermanfaat bagi wanita hamil, tidak hanya baik ibu tetapi juga untuk janin dalam kandungan. Apa manfaat madu bagi ibu hamil? simak penjelasan berikut.

Siapa yang tidak tahu cairan kental berwarna kecoklatan dan memiliki rasa manis yang lezat. Di era ini, kita jumpai banyak madu di toko herbal, apotek dan bahkan di warung-warung juga banyak yang menjual madu. Di Indonesia ada banyak jenis madu di perjual belikan, mulai dari madu khusus untuk anak-anak, orang dewasa dan orang tua. Bahkan madu juga diformulasikan khusus untuk vitalitas dewasa, terutama pria.

Manfaat Madu Untuk Ibu Hamil
Pada kesempatan ini, saya akan membahas tentang manfaat madu bagi wanita hamil. Semua yang terkandung didalam madu memiliki manfaat yang sangat baik jika dikonsumsi oleh ibu hamil, karena dengan makan madu dapat menjaga sistem kekebalan tubuh dari wanita hamil untuk tetap fit dan baik untuk perkembangan janin itu sendiri.

Madu juga kaya nutrisi seperti asam amino, gula glukosa dan fruktosa. Selain itu juga mengandung banyak vitamin seperti riboflavin, thiamin, asam pantotenat, niasin, asam askorbat, piridoksin. Madu juga mengandung mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, natrium, fosfor, besi, dan mangan sulfut. Tidak hanya itu, madu juga mengandung antibiotik setiap tetesnya. Oleh karena itu dianjurkan bagi wanita hamil untuk mengkonsumsi madu rajin untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Bagi wanita hamil yang ingin tahu apa manfaat madu ibu hamil, dan kegunaan untuk kehamilan ??? berikut informasi.

Beberapa manfaat madu bagi ibu hamil:

  1. Dengan mengkonsumsi madu dapat membantu pencernaan dan buang air besar lancar, baik selama kehamilan atau setelah melahirkan.
  2. Dengan madu, bisa menjaga bayi atau janin menghindari perut kembung.
  3. Dengan mengkonsumsi madu selama kehamilan, sangat baik untuk perkembangan bayi atau janin.
  4. Madu dapat menjaga dan meningkatkan kebugaran wanita hamil untuk tetap sehat dan bugar. Baik selama kehamilan atau masa nifas.
  5. Dengan mengkonsumsi madu dapat mencegah penyakit seperti demam, tekanan darah tinggi, diabetes, batuk, influenza dan penyakit lain yang biasanya mempengaruhi wanita hamil.
  6. Dengan mengkonsumsi madu selama kehamilan, dapat mengurangi mual dan muntah.
  7. Dengan mengkonsumsi madu selama kehamilan, dapat meningkatkan nafsu makan ibu hamil.
  8. Dengan mengkonsumsi madu dapat memperkuat janin dalam kandungan.
  9. Di dalamnya ada kandungan vitamin C madu dapat menjaga kesehatan kulit ibu dan janin.
  10. Madu juga menguntungkan untuk kesehatan tulang dan perkembangan otak bayi.
  11. Dengan mengkonsumsi madu pada kehamilan, dapat mencegah penyakit hepatitis B pada bayi.
  12. Rajin mengkonsumsi madu, dapat membantu bayi untuk mengeluarkan cairan tertelan selama proses persalinan.
  13. Dengan mengkonsumsi mada selama kehamilan, dapat membersihkan kotoran yang terkandung dalam perut bayi.

Akhirnya, madu juga bermanfaat untuk menghapus atau membersihkan sisa darah postpartum.

Kunjungi juga Tips Untuk Meningkatkan Kesuburan Pada Wanita

Read More

makan ayam, kalkun, atau ikan menyebabkan kolesterol

Posted by on Mar 15, 2016 in kesehatan | 0 comments

Sebaliknya, kita lihat bahwa setiap produk hewani mengandung kolesterol.Juga, perhatikan bahwa ayam mengandung hampir jumlah yang sama dengan daging babidan sapi. Kabar buruk tentang “daging putih” ini belum menerima banyak tekanan. Lebih jauhlagi, banyak jenis ikan mempunyai kandungan kolesterol tinggi. Sampai sejauh mana asupan kolesterol kita mempengaruhi kadar kolesterol darah? Semakin banyak kolesterol yang kita makan, kemungkinansemakin tinggi kolesterol darah kita, seperti ditunjukkan dalam Gambar 15. Perhatikan kalau asupan kolesterol kita meningkat, direfleksikan sebagai peningkatan serum kolesterol. Kenaikan sebesar 75 poin bisa terjadi jika kita mengkonsumsi 900 mg per hari. Jika asupan kita lebih besar dari 900 mg, tidak banyak kenaikan dalam serum kolesterol terjadi.

Untungnya, tubuh kita mempunyai mekanisme pelindung untuk menahan kolesterol darah melambung tinggi setelah mengkonsumsi sejumlahbesar kolesterol.Lengkungan dalam gambar juga menunjukkan bahwa kita dapat menurunkan kadar kolesterolkita secara dramatis dengan banyak mengurangi asupan kolesterol di bawah kadar 900 mgtiap harinya. Misalnya, gambar menunjukkan bahwa penurunan kolesteroi dalam makanan Anda 900 mg sampai 200 mg tiap hari bisa menyusutkan kolesterol 50 atau 50 poin.

Perhatikan bahwa Anda bahkan mendapat keuntungan yang lebih ketika Anda menurunkan kolesterol di bawah 200. Beralih dari asupan 200 mg perhari turun menjadi tanpa kolesterol dalam makanan Anda bisa menurunkan kadar darah 20poin lagi. Pesan pentingnya adalah bahwa Andabisa secara dramatis menurunkan kolesterol dengan melenyapkan semua holesterol (semua produk hewani) dalam makanan Anda.

Sumber-sumber Khas Kolesterol Makanan

Orang Amerika mendapat sebagian besar kolesterolnya dari daging dan telur, seperti ditunjukkan dalam Gambar 16. Perhatikan bahwa 35 persen kolesterol yang dikonsumsi di Amerika tiap hari berasal dari daging, unggas, dan ikan, dan 35 persen lainnya dari telur. Lemak masakan dan minyak yang mengandung kolesterol berasal dari hewani, seperti mentega, lemak babi, dan lemak lain. Klik link http://obatdiabetesherbal.co/solusi-mengatasi-diabetes/resep-rahasia-obat-tradisional-penyakit-diabetes-melitus-ampuh/ berikut untuk mendapatkan informasi seputar diabetes dan cara efektif menuntaskannya segera.

Makanan panggang komersil cenderung menggunakan lemak babi, yang terhitung dalam delapan persen kolesterol yang dikonsumsi per hari. Gambaran ini menunjukkan bahwa kitabisa menurunkan asupan kolesterol kita sampai 70 persen hanya dengan menghilangkan telur,daging merah, ayam, dan ikan.

Read More